Purple Lightning Guitar Pick

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 30 Maret 2018

10 ILMUWAN INDONESIA


1. Profesor B.J. Habibie
Related image 
Inilah ilmuwan asal Indonesia yang paling dikenal di dunia. Orang yang pernah menjabat presiden RI ternyata seorang jenius yang menemukan teori Crack yang berguna untuk mengetes kualitas pesawat terbang. Dialah juga yang berhasil menciptakan pesawat terbang sendiri. Pesawat ciptaan B.J. Habibie tersebut berjenis CN-235 dan N-250. Pesawat terkenal yang diproduksi oleh Eropa yang berjenis A-300 pun itu tak luput dari sentuhan ilmuwan jenius ini. Berkat kejeniusannya tersebut B.J. Habibie diberi julukan bapak teknologi dan demokrasi Indonesia.

2. Profesor Sedyatmo

Image result for Profesor Sedyatmo 
Ilmuwan asal Indonesia ini dikenal oleh dunia berkat termuannya yang bernama pondasi cakar ayam. Penemuannya tersebut sangat berguna bagi pembangunan gedung-gedung di Indonesia. Adalah Banda Udara Juanda yang menggunakan pondasi cakar ayam temuan ilmuwan Indonesia ini. Selain di Indonesia, ada beberapa negara lain yang juga turut menggunakan pondasi cakar ayam ini yakni Jerman, Inggris, Perancis, Italia, Belgia, Kanada, Amerika, dan Belanda.

3. Profesor Mezak Arnold Ratag

Image result for . Profesor Mezak Arnold Ratag 
Seorang ilmuwan yang bekerja sebagai direktur biro meteorologi bahasa Indonesia, klimatologi, dan geofisika ini memiliki karya yang sangat dihargai oleh di dunia. Karyanya pada Planetary Nebula membuat International Astonomical Union memberikannya pujian. Dunia internasional mengatakan bahwa temuan profesor Mezak merupakan salah satu langkah besar yang berguna bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Namanyapun diabadikan ke dalam 120 Planetary Nebula Cluster termasuk Ratag-Ziljstra-Pottasch-Menzies dan Ratag-Pottasch cluster yang dirinya bantu temukan.

4. Dr. Johny Setiawan

 Related image
Indonesia patut berbangga karena putra bangsanya ada yang berhasil menjadi ilmuwan yang dikenal oleh dunia. Pria inilah yang berhasil menemukan sebuah planet baru yang diberi nama HIP 13044b. Berprofesi sebagai seorang astronom, Johny Setiawan adalah lulusan doktor termuda di salah satu universitas terkenal di Jerman, Albert Ludwigs University of Freiburg. Sebagai lulusan termuda dan juga berkebangsaan Indonesia, Johny berhasil menjadi ketua tim dari sebuah proyek MAx Planck Institute for Astronomy pada tahun 2003 di Jerman. 

5. Dr. Yogi Ahmad Erlangga

 Related image
Pria asal Indonesia yang menimba ilmu di Delft University of Technology, Belanda ini meraih gelar doktornya di usianya yang 31 tahun. Berkat kejeniusannya di bidang matematika, dirinya sampai dinobatkan sebagai doktor matematika terapan. NAmun bukan hal tersebut yang membuatnya dikenal oleh dunia. Yogi Ahmad Erlangga adalah orang yang berhasil memecahkan persamaan Herlmholtz. Keberhasilannya memecahkan persamaan Herlmholtz membuat pencarian minyak bumi menjadi jauh lebih mudah. 

6. Dr. Warsito 

 Related image
Pria dengan nama panjang Warsito Purwo Taruno ini merupakan ilmuwan Indonesia yang terkenal melalui temuannya berupa alat pemindai (ECVT) 4 dimensi. Pria yang menempuh pendidikan S1-S3 di Shizuoka University, Jepang adalah seorang ketua Masyarakat Ilmuwan Teknolog Indonesia dan ketua dewan penasehat Institute for Science and Technology Studies. Temuan alat pemindai 4 dimensi ini digunakan untuk melakukan pemindaian pada dinding pesawat ulang-alik.

7. Josaphat T.S . Sumantyo

 Image result for Josaphat T.S . Sumantyo
Pria inilah yang berhasil mendapatkan banyak penghargaan dari Chiba University berkat dedikasinya di bidang antena, sensor, dan radar. Selain banyak mendapat penghargaan, ratusan paten ilmuwan asal Indonesia ini juga tersebar di beberapa negara di dunia. Salah satunya yang banyak digunakan adalah penemuan radar 3 dimensi. RAdar 3 dimensi miliknya sering digunakan untuk memprediksi cuaca. Radar ini sangat membantu dalam mengirimkan informasi untuk navigasi pesawat.

8. Dr. Eng Eniya Listiani Dewi



 Image result for Dr. Eng Eniya Listiani Dewi
Tidak hanya ilmuwan pria saja yang berhasil terkenal di dunia, namun ternyata ada juga ilmuwan perempuan yang namanya juga terkenal di dunia yakni Eng Eniya Listiani Dewi. Perempuan ini merupakan seorang peneliti di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Listiani Dewi menempuh pendidikan S1 sampai S3 di Waseda University, Jepang dengan memilih kimia sebagai bidang studi yang dipelajarinya. Listiani Dewi inilah yang menemukan sel bahan bakar baru yang menggunakan bahan Vanadium. Berkat temuannya tersebut dirinya mendapat penghargaan Mizuno Award dan Koukenkai Award dari universitasnya pada tahun 2003.

9. Dr. Eng Khoirul Anwar

 Image result for Dr. Eng Khoirul Anwar
Kemajuan teknologi di era saat ini memunculkan banyak peneliti dan ilmuwan yang ingin melakukan perubahan di bidang ini. Salah satu ilmuwan di bidang teknologi yang terkenal adalah Dr. Eng Khoirul Anwar. Dirinya yang merupakan alumni ITB bersama dengan rekannya berhasil menemukan teknologi baru baru yakni sistem telekomunikasi 4G berbasis  OFDM. Teknologi temuannya ini berhasil meningkatkan kecepatan transmisi data. Dengan temuannya itu berhasil membuat dirinya dikagumi oleh dunia.

10. Dr. Jow Hin Tjio

 Related image

Dulu dunia masih mempercayai bahwa kormosom manusia berjumlah 24 buah, namun akhirnya hal tersebut berhasil diubah oleh seorang ilmuwan asal Indonesia bernama Dr. Jow Hin Tjio. Jow Hin TJio yang merupakan ahli Cytogenetics berhasil menemukan fakta bahwa jumlah kromosom manusia bukanlah berjumlah 24 melainkan 23. Temuan itu ditemukan olehnya setelah berhasil menghitung kemudian memisahkan kromosom manusia menggunakan preparat gelas yang dikembangkan oleh Dr. T.C. Hsu asal Texas University, Amerika. 

Selasa, 27 Maret 2018

ILMUAN ISLAM PENEMU KONSEP MATEMATIKA


Related image

Ibnu Sina
Seorang tokoh cendekiawan muslim yang terkenal dalam bidang kedokteran, dan juga seorang ilmuwan yang memiliki magnum opus-nya ia yang berjudul Canon (al-Qanun fi al-Tibb) yang menjadi buku teks kedokteran di universitas-universitas Eropa selama lebih dari 5 abad.Selain itu, ia juga seorang ahli geologi, ahli matematika (ilmu pengetahuan aljabar yang merupakan kesatuan dari kumpulan eksponen), ahli ilmu fisika, penyair, psikolog, ilmuwan, tentara, negarawan, dan seorang guru.
Ia lahir di daerah Bukhara, Asia Tengah, pada tahun 981 Masehi. Bakat alami dan ketekunannya yang besar lah yang mengantarkan ia menjadi dokter yang diakui masyarakat Bukhara pada usia 17 tahun.
Bagi banyak orang, beliau adalah sosok “Bapak Pengobatan Modern”. Ia sendiri juga seorang pendiri Avicennian logika dan filosofis dari sekolah Avicennism, yang berpengaruh pada kaum Muslimin dan pada sekolah-sekolah pemikir.
Ø Biografi Ibnu Sina

Ibnu Sina bernama lengkap Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā. Ibnu Sina lahir pada 980 M di Afsyahnah daerah dekat Bukhara, sekarang wilayah Uzbekistan (kemudian Persia). Ia berasal dari keluargabermadzhab Ismailiyah sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang disampaikan oleh ayahnya. Orang tuanya adalah seorang pegawai tinggi pada pemerintahan Dinasti Saman. Ia dibesarkan di Bukharaja serta belajar falsafah dan ilmu-ilmu agama Islam.Saat berusia 10 tahun dia banyak mempelajari ilmu agama Islam dan berhasil menghafal Al-Qur'an. Ia dibimbing oleh Abu Abdellah Natili, dalam mempelajari ilmu logika untuk mempelajari buku Isagoge danProphyryEucliddan Al-Magest Ptolemus. Setelah itu dia juga mendalami ilmu agama dan Metaphysics Platodan Arsitoteles.
Image result for ibnu sina
Suatu ketika dia mengalami masalah saat belajar ilmu Metaphysics dari Arisstoteles. Empat Puluh kali dia membacanya sampai hafal setiap kata yang tertulis dalam buku tersebut, namun dia tidak dapat mengerti artinya. Sampai suatu hari setelah dia membaca Agradhu kitab ma waraet thabie’ah li li Aristho-nya Al-Farabi (870 - 950 M), semua persoalan mendapat jawaban dan penjelasan yang terang benderang, bagaikan dia mendapat kunci bagi segala ilmu Metaphysics.
Setelah berhasil mendalami ilmu-ilmu alam dan ketuhanan, Ibnu Sina merasa tertarik untuk mempelajari ilmu kedokteran. Ia mempelajari ilmu kedokteran pada Isa bin Yahya. Meskipun secara teori dia belum matang, tetapi ia banyak melakukan keberhasilan dalam mengobati orang-orang sakit. Setiap kali menghadapi kesulitan, maka ia memohon kepada Allah agar diberikan petunjuk, maka didalam tidurnya Allah memberikan pemecahan terhadap kesulitan-kesulitan yang sedang dihadapinya.
Suatu ketika saat Amir Nuh Bin Nasr sedang menderita sakit keras. Mendengar tentang kehebatan yang dimiliki oleh Ibnu Sina, akhirnya dia diminta datang ke Istana untuk mengobati Amir Nuh Bin Nasr sehingga kesehatannya pulih kembali. Sejak itu, Ibnu Sina menjadi akrab dengan Amir Nuh Bin Nasr yang mempunyai sebuah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku yang sangan lengkap di daerah itu. Sehingga membuat Ibnu Sina mendapat akses untuk mengunjungi perpustakaan istana yang terlengkap yaitu Kutub Khana. 
Berkat perpustakaan tersebut, Ibnu Sina mendapatkan banyak ilmu pengetahuan untuk bahan-bahan penemuannya. Pada suatu hari perpustakaan tersebut terbakar dan orang-orang setempat menuduh Ibnu Sina bahwa dirinya sengaja membakar perpustakaan tersebut, dengan alasan agar orang lain tidak bisa lagi mengambil manfaat dari perpustakaan itu.Ibnu Sina lahir di zaman keemasan Peradaban Islam. Pada zaman tersebut ilmuwan-ilmuwan muslim banyak menerjemahkan teks ilmu pengetahuan dari Yunani, Persia dan India. Teks Yunani dari zaman Plato, sesudahnya hingga zaman Aristoteles secara intensif banyak diterjemahkan dan dikembangkan lebih maju oleh para ilmuwan Islam. 
Pengembangan ini terutama dilakukan oleh perguruan yang didirikan oleh Al-Kindi. Pengembangan ilmu pengetahuan di masa ini meliputi matematika, astronomi, Aljabar, Trigonometri, dan ilmu pengobatan. Pada zaman Dinasti Samayid dibagian timur Persian wilayah Khurasan dan Dinasti Buyid dibagian barat Iran dan Persian memberi suasana yang mendukung bagi perkembangan keilmuan dan budaya. Di zaman Dinasti Samaniyah, Bukhara dan Baghdad menjadi pusat budaya dan ilmu pengetahun dunia Islam.Saat berusia 22 tahun, ayah Ibnu Sina meninggal dunia. Pemerintahan Samanid menuju keruntuhan. Masalah yang terjadi dalam pemerintahan tersebut akhirnya membuatnya harus meninggalkan Bukhara. Pertama ia pindah ke Gurganj, ia tinggal selama 10 tahun di Gurganj. Kemudia ia pindah dari Gurganj ke Nasa, kemudian pindah lagi ke Baward, dan terus berpindah-pindah tempat untuk mempelajari ilmu baru dan mengamalkannya.
Shams al-Ma’äli Qäbtis, seorang penyair dan sarjana, yang mana Ibnu Sina mengharapkan menemukan tempat berlindung, dimana sekitar tahun (1052) meninggal dibunuh oleh pasukannya yang memberontak. Ia sendiri pada saat itu terkena penyakit yang sangat parah. Akhirnya, di Gorgan, dekat Laut Kaspi, ia bertamu dengan seorang teman, yang membeli sebuah ruman didekat rumahnya sendiri di mana Ibnu Sina belajar logika dan astronomi. Beberapa dari buku panduan Ibnu Sina ditulis untuk orang ini, dan permulaan dari buku Canon of Medicine juga dikerjakan sewaktu dia tinggal di Hyrcania.

Minggu, 25 Maret 2018

SIKAP DAN KARAKTERISTIK ILMIAH SEORANG ILMUWAN


·     ·         SIKAP ILMIAH
Sikap ilmiah adalah bagian penting dari prosedur berfikir ilmiah. Sikap ilmiah meliputi enam karakteristil :
1.  Rasa Ingin Tahu
Rasa ingin tahu (scientific curiosity) ditujukan untuk memahami keberadaan, hakikat, fungsi hal tertentu dan hubungannya dengan hal-hal lain, ada rasa ingin tahu yang menjadi pemicu munculnya pertanyaan serta dilakukannya penyelidikan, pemeriksaan, penjelajahan, petualangan dan percobaan dalam rangka mencapai pemahaman.
2.  Kespekluatifan
Kespekluatifan adalah sikap ilmiah yang diperlukan untuk mengajukan hipotesis-hipotesis (tentu bersifat deduktif) untuk mencari solusi terhadap sesuatu yang dianggap sebagai permasalahan ilmiah.
3. Objektif
Objektif di sini dimaknai dengan sikap yang selalu sedia untuk mengakui subjektivitas (tentu bersifat relatif) terhadap apa yang dianggapnya benar. Sikap ini meliputi:
1) Kesediaan untuk mengikuti bimbingan rasa ingin tahu secara ilmiah;
2) Kesediaan untuk dipandu oleh pengalaman dan penalaran, tidak fanatik terdapat sikap rasionaldan empirik;
3) Kesediaan menjadi reseftif terhadap data sebagaimana adanya, tidak ditafsirkan sesuai dengan preferensi, imajinasi atau konsepsi pengamat yang membuatnya bias;
4) Kesediaan diubah oleh obiek apabila penyelidikan tentang objek diketahui hal-hal yang menyebabkan perlunya revisi dan rancang ulang terhadap konsep-konsep peneliti;
5) Kesediaan untuk keliru dalam melaksanakan metode coba ralat (trial and error) tanpa meninggalkan tujuan untuk mencapai kebenaran objektif; dan
6) Kesediaan untuk tabah melanjutkan penyelidikan meski permasalahan yang dihadapi sangat sulit untuk dipecahkan.

4. Sikap Terbuka
Sikap Terbuka adalah kesediaan untuk mem- pertimbangkan semua masukan yang relevan menyangkut permasalahan yang dikerjakan, kesediaan mendengar dan mengkaji gagasan dari pihak lain sekalipun kelihatannya berbeda atau bertentangan dengan kesimpulan yang diambil ilmuan sendiri, tidak menyalahkan pandangan apapun kecuali penalaran yang memadai.
5. Kesediaan untuk menunda penilaian
la tidak memaksakan diri untuk memperoleh jawaban jika penyelidikan belum memperoleh bukti yang diperlukan. Bukti dimaksud dapat dihasilkan melalui pendekatan deduksi dapat pula digunakan dengan menggunakan pendekatan induksi melalui pengamatan atau observasi, wawancara dan angket ke objek teliti.

6. Bersikap tentative
artinya tidak bersikap dogmatis terhadap hipotesis maupun simpulan, tetap menyadari bahwa tingkat kepastian pembuktian selalu kurang dari seratus persen dan selalu memungkinkan timbulnya keraguan yang karenanya memungkinkan untuk meninjau kembali terhadap apa yang diyakininya benar.
·         KARAKTRISTIK KERJA ILMIAH

Sistematik, (langkah-langkah yang ditempuh sejak dari persiapan, pelaksanaan, sampai pada pelaporan penelitian harus terencana baik dan mengikuti metodologi yang benar);

Terkendali, (penelitian harus dapat menentukan fenomena- fenomena yang akan diamatinya dan memisahkan dari fenomena yang lain dalam batas-batas tertentu); 4) Objektif, hasil penelitian tidak boleh tercemar oleh pandangar subjektif peneliti ataupun oleh tekanan dari luar); 5) Tahan Uji, (penyimpulan penelitian harus merupakan hasil dari telaah yang didasari oleh teori yang solid, sehingga perefleksian penelitian di yang masa akan da tang, akan sampai kesimpulan yang serupa.

·         ASPEK RESEARCH ILMUAN

Aspek individual mengacu kepada ilmu sebagai aktivitas ilmuan. Seseorang dianggap telah menjadi ilmuan karena ia telah melewati pengalaman, pelatihan dan kesempatan dalam mengembangkan kemampuan dan keterampilan diri yang mengkondisikan caranya melakukan riset ilmiah dan menjadi spesialis ilmiah. Aspek sosial mengacu kepada ilmu sebagai aktivitas suatu komunitas ilmiah dan kumpulan para ilmuan. Komunitas ini berinteraksi dengan intuisi-intuisi lain dalam masyarakat.

GAMBAR ILMUAN YANG MASUK ISLAM SETELAH RISET ILMIAH


1.    Maurice Bucaille, masuk Islam karena jasad Fir’aun

Related image

2.   Profesor William, menemukan tumbuhan yang bertasbih

Image result for . Profesor William, menemukan tumbuhan yang bertasbih

3. Dr.Fidelma O’Leary, menemukan rahasia sujud dalam salat

Related image

4.   Jacques Yves Costeau, di lautan terdalam menemukan Islam

Image result for Jacques Yves Costeau, di lautan terdalam menemukan Islam

5.   Demitri Bolykov, meyakini matahari akan terbit dari Barat

Image result for Demitri Bolykov, meyakini matahari akan terbit dari Barat

Kamis, 22 Maret 2018

PENEMUAN – PENEMUAN PENTING



TAHUN
PENEMUAN
PENEMU
1250
KACA PEMBESAR
ROGER BACON
1450
MESIN CETAK
JOHANN GUTENBERG
1504
JAM SAKU
PETER HENLEIN
1590
MIKROSOF MAJEMUK
ZACHARIAS JANSEN
1593
TERMOMETER AIR
GALILEO
1608
TELESKOP
HANS LIPPERSHEY
1625
TRANSFUSI DARAH
JEAN BAPSTISTE DENYS
1650
POPA UDARA
CHRISTIAN HUYGENS
1698
POMPA UAP
THOMAS SAVERY
1710
PIANO
BARTOLOMEO CRISTOFORI
1712
MESIN UAP
THOMAS NEWCOMEN
1745
BEJANA LAYDEN
E.G. VON KLEIST
1752
PENANGKAL PETIR
BENJAMIN FRANKLIN
1764
MESIN TENUN
JAMES HARGGREAVES
1769
MOBIL
NICHOLAS JOSEP C
1775
KAPAL SELAM
DAVID BUSHNELL
1783
BALON UDARA
JOSEP MICHAEL M
1786
KAPAL UAP
JOHN FITCH
1796
VAKSINASI  CACAR
EDWARD JENNER
1799
MESIN KERTAS
LOUIS ROBERT
1800
BATERAI LISTRIK
COUNT ALESANDRO VOLTA
1804
LOKOMOTIF UAP
RICHARD TREVITHICK
1810
MESIN CETAK
FREDERIC KOENIG
1814
LOKOMOTIF K.A
GEORGE STEPHEENSON
1816
SEPEDA
KARLD SAUERBROWN
1821
MOTOR LISTRIK
MICCHAEL FARADAY
1823
SILIKON
JON JACOB B
1827
 KOREK API
JOHN WALKER
1829
MESIN KETIK
W.A BURT
1830
MESIN JAHIT
BARTHEMELY T
1831
DINAMO
MICCHAEL FARADAY
1835
PISTOL
SAMUEL COLT
1837
TELEGRAF
SAMUEL F B MORSE
1838
KODE MORSE
SAMUEL F B MORSE
1839
FHOTOGRAFY
HENRY FOX TALBOT CS
1839
SEPEDA PEDAL
KIRKPATRIK M
1845
BAN ANGIN
ROBERT W TOMSHON
1849
PENITI
WALTER HUNT
1858
MESIN PEMANEN
WILIAM MARCH
1861
MESIN CETAK KORAN
RICHARD MARCH HOE
1861
SENJATA MESIN
RICHARD JORDAN G
1866
KERTAS
BENJAMIN C TILGHAMM
1876
TELEPON
ALEXANDER GRAHAM BELL
1877
PEREKAM SUARA
THOMAS ALVA EDISION
1877
MIKROFON
EMILE BERLINER
1877
MESIN PENDINGIN
G.F SWIFT
1879
MESIN MOBIL
KARL BEAS
1884
 PENA TINTA
LEWIS E WATERMAN
1885
TRAFO AC
WILIAM STANLEYN
1887
MONOTYPE
TOLBERTLANSTON
1888
KAMERA KODAK
GOERGE EASTMAN
1891
PESAWAT LAYANG
OTTO LILIENTHAL
1891
KARET SINTESIS
SIR WILIAM A  TILDEN
1893
MESIN DIESEL
RUDOLF DIECEL
1893
MOBIL BENSIN
J FRANK DURYEA
1894
PROYEKTOR GAMBAR
LOUIS J LUMERE
1895
SINAR X
WILHEM K RONTGEN
1896
PESAWAT UJI
SAMUAI P LANGLEY
1902
 RADIO
VALDEMAR POULSEN
1911
VITAMIN
CASIMIR FUNK
1911
LAMPU NEON
GEORGE LAUD
1922
INSULIN
SIR F G BANTING
1925
TELEVISI TABUNG
P T FARNSWORT
1928
PENISILIN
SIR A FLEMING
1932
GENERATOR
R J VAN DE GRAFF
1938
PENA BULPOINT
LADISLAO BIPO
1939
HELIKOPTER
IGOR SIKORRSKY
1942
REAKTOR NUKLIR
ENRICO FERMI
1945
BOM ATOM
AMERIKA
1946
KOMPUTER
JOHN W MAUCHLY
1948
TRANSISTOR
JOHN BARDEN
1950
 TELEVISI
PETER C GOLGMARK
1954
BATERAI SURYA
AMERIKA
1954
VAKSIN POLIO
JONAS SALK
1955
SERAT OPTIK
NARINDER KAPANY
1956
PITA VIDEO
RAY DOLBY
1957
SATELIT BUMI
UNI SOFYET
1958
SATELIT KOMUNIKASI
AMERIKA
1959
SIRKUIT INTEGRASI
JACK KILBY
1960
LASER
GORDON GOLULD
1960
KLOROFIL
ROBERT BURNS
1960
PIL KB
JOHN ROCK
1962
LED
NICK HOLONYAK
1964
LCD
GEORGE HEILMEIER
1966
JANTUNG BUATAN
MELLIS DEBAKEY
1967
JANTUNG CANGKOK
C N BARNARD
1971
MIKRO PROSESSOR
TED HOFF
1972
KALKULATOR
JD MERRYMAN
1972
GEBERATOR LISTRIK
AMERIKA
1973
SKY LAB
AMERIKA
1974
DNA
AMERIKA
1976
SERTA OPTIK
BELL LABORATOTIES
1976
SUPER KOMPUTER
J H VAN TASSEL
1979
CD
JOOP SINJOU
1979
PERBAIKAN DNA
AMERIKA
1981
ULANG ALIK
NASSA
1982
JANTUNG BUATAN
ROBERT K JARVIK
1983
ENDOSKOPI
GERD BENNING
1986
SUPER KONDUKTOR
KARLA MULLER
1992
PERAU MAKNETIK
YOSHIRO SAJI